Rabu, 24 Oktober 2012

MENANTI NOVEMBER

Hari ini minus 5 hari sebelum memasuki bulan November, bulan dimana aku kembali berstatus sebagai freelance. Horeeeee!!! Akhirnya satu lagi impianku akan menjadi nyata. Lulus S2, punya penghasilan tetap dan bisa meluangkan waktu lebih banyak bersama keluarga. Alhamdulillah....begitu banyak nikmat yang Allah berikan kepadaku. Subhanallah!

Di kepalaku sudah tersusun begitu banyak rencana yang akan aku lakukan di bulan November. Berenang sama ayah dan Ekal, ajak mama makan siang di resto favoritku di Citos, leyeh-leyeh di rumah sama Ekal, kerja sampingan sama Mamibet, Teh Eka, juga Nana. Wow, it's gonna be good time!!!

Persiapan juga untuk sekolah Ekal bulan Juli 2013. Hunting bahan buat kebaya pas wisuda Juli 2013. Wooohoooooo.....I feel so excited that I can't hide my happiness. I've been waiting for this time to come. Alhamdulillah wa syukurillah Allah mengabulkan doa-doaku. Terima kasih ya Allah...

Semoga memang ini yang terbaik yang Allah berikan kepadaku....aamiin....


Bekasi mendung

-rf-

HEY, I MADE IT!

ALHAMDULILLAH I PASSED THE FINAL EXAM \(^__^)/

Finally on October 18th, 2012 at 1:30 pm my dream came true. I passed the final exam with B+. After all ups and downs for the past 5 years, I finally made up to the finish line. I was so proud of myself for not losing hope and keep on fighting till the end. So many times I felt depressed and wanted to quit but my heart just said no. BIG NO I guess that's why I never quit.

I'm grateful to have people whom care. Undying support I get from my hubby, parents, friends. They never lose their faith on me. Thank you guys for having my back. And my late brother's spirit lives witihin me, that helps me alot.

Everytime I almost gave up, GOD always gave me reasons to move forward. HE never gave me any reason to stop trying. Here I am, sitting here writing about this. What a bless! THANK YOU ALLAH (^__^)

I'm glad I can write it and tell the world my happy ending :)

Bekasi, Oct. 25th, 2012

-rf

Rabu, 05 September 2012

ONE STEP CLOSER

Alhamdulillah, one step closer to achieve my master degree. It took 5 years but it's worthed. I have no regret and I shall do my best to get to the finish line. Thanks to all the people whom had stood and watched my back. I could never go on without you guys.

Whatelse to say, I have so many great people in my life. Thank you Allah for letting me to experience all of these :)

Campus, Sept. 5th, 2012

-rf-

Minggu, 12 Agustus 2012

UNBELIVEABLE

For the last two days I've been busy dealing complaints from few employees at work. It has something to do with money. They couldn't accept company policy about allowance. They wanted the same amount as their take home pay which was impossible coz that didn't suit with the contract. As far as I remember I have told about it since a year ago. Since I joined with this company I've made that clear to every employee whom work for us. Beside, it was written on the contract so every employee should've read it.

Despite the fact that it was written on the contract, some of them didn't read it and acted according to their own wishes. They assaulted me by text and phone calls. They even dare to assault me verbally in front of other employees. They said I didn't socialize the rule. In short, they put the blame on me for cutting their allowance. Last night I've explained everything to those whom objected with the policy. I've answered all the questions they gave to me. I even managed to repress my anger and forced myself to behave as a mature. I thought things were clear so I went home and enjoyed the rest of the night with my beloved family.

Well...I guessed I was wrong. Things didn't always happen as my wish. Very early in the morning I received a text which made my cried because it upsed me so much that I wished I never read it. It said: "Aslm. Bu Rika, mhn maaf ya! Sy dn teman2 ......mrsa masalah THR blom slsai!!! Qt hrs ktmu lg lusa..thnx". In my oppinion by sending that text they've crossed the line. I was mad at that time and hurt  in the inside. How could they do that to me.... How could they treated me so rude...I thought we were friends...I thought they respect me as their leader...etc....

I decided to speak with my boss to help me handle this thing. Though I tried so hard but I failed...I broke down and cried...I was hurt and still couldn't accept it. My boss said they would handle this problem and I should not worry about it. This had happened before 2 years ago and they did the same to her. Gosh...this is crazy!

I asked some of my friends about this problem and most of them agreed with me. I've done nothing wrong and I should stick to the rule. I learned something from it. I learned to make boundaries at work. I have to be more firm and stay a distance. This is a preemptive so I won't get hurt in the future. Leave the stress at work and enjoy my moment with the ones I love.

Kelly Clarkson said: what doesn't kill you makes you stronger :D


Bekasi, August 12, 2012

-rf-

Jumat, 10 Agustus 2012

HAMPIR MENCAPAI GARIS FINISH


Kalau dihitung-hitung sejak awal mulai aktif mengerjakan tesis sudah hampir 6 bulan. Diawali dengan Maret setelah jeda 1 bulan sejak penolakan proposal terakhir, butuh keberanian untukku memulai kembali proses yang melelahkan. Selain keberanian, energi fisik juga harus ku kerahkan hingga batasan akhir yang ku punya. Terkadang aku mengerjakan tesis di malam hari setelah Haekal tidur. Terkadang aku mengerjakannya di kantor di sela-sela pekerjaan yang lain. Terkadang aku mengkhususkan waktu beberapa jam di perpustakaan kampus untuk mengerjakan tesis baik sebelum ataupun sesudah bimbingan. Cukup melelahkan but it’s worthed J.
Untuk sistem dengan pembimbing pertama, aku meletakkan draft di mejanya dan setelah 2-3 hari aku akan kembali mengambil dan menerima revisi dari beliau. Sedangkan dengan pembimbing kedua aku lebih intens karena jujur aku merasa lebih nyaman dengan beliau. Jadi setiap Selasa atau Jumat sore, terkadang Rabu malam aku bertemu beliau dan mendiskusikan draft tesis yang sudah ku buat. Aku merasa nyaman berdiskusi dengan Pak Isrizal karena aku merasa di balik sikap kakunya beliau adalah orang yang hanif. Selain itu untuk bagian intervensi dengan teknik yang aku gunakan, beliau jauh lebih menguasai dibandingkan dengan pembimbing utamaku.
Alhamdulillah sekarang draft tesisku sudah disetujui oleh kedua pembimbing, tinggal membuat jurnal dan mengumpulkan uang barulah aku akan mendaftarkan diri untuk sidang tesis. Mengingat kembali masa-masa 6 bulan ke belakang sering membuat aku tersenyum sendiri. Gosh, it took years until I get this far. Thank you Allah for always guiding me through life.
Kalau dipikir-pikir lagi, kejadian mengerjakan tesis ini hampir mirip seperti ketika aku akan menyelesaikan skripsi. Yup, skripsku molor 1 tahun dan sekarang tesisku molor 2,5 tahun! Hahahaha…. I’m laughing at myself for this. Sepertinya aku punya kecenderungan prokrastinasi terhadap tugas akhir kuliah. Ketika aku merasa belum punya cukup keberanian atau tujuan setelah menyelesaikan kuliah maka aku akan menyibukkan diri dengan kegiatan lain sebagai aktualisasi diri. Seolah aku ingin membuktikan pada diri sendiri dulu bahwa aku mampu berkarya dan smart enough to finish the final task. So called ‘mental block’ hehehe
Akibat perilaku menunda ini menimbulkan konflik yang keras terutama dengan mama. Mama dengan tuntutannya agar aku menyelesaikan kuliah S2. Mama menyalahkan pernikahanku sebagai penyebab utama tertundanya kelulusanku. Dan hampir setiap ada kesempatan pasti masalah kuliah ini dibahas dengan nada tinggi tentunya. Mama tidak mau bertanya apa sebenarnya yang menjadi hambatanku dan aku pun terlalu takut untuk bercerita apa yang sesungguhnya menjadi hambatanku. Semenjak ade Rizky meninggal aku seperti hilang arah dan tujuan. Aku tidak bersemangat dalam menjalani hidup. Aku berpikir tidak ada gunanya aku menyelesaikan kuliah karena ade sudah tidak ada. Tujuan awal aku melanjutkan studi adalah untuk bekal kelak membiayai kuliah ade semata wayangku. Tapi takdir berkata lain dan beginilah hidupku jadinya.
Targetku sekarang adalah menyelesaikan jurnal lalu daftar sidang sebelum libur Idul Fitri. Hayuuk atuh semangat! Someday I’ll remember this with a smile upon my face J.
Ramadhan day 6
-rf-

Minggu, 22 Juli 2012

DEAR MBA...

Kali ini saya mau sedikit berbagi cerita tentang salah satu teman Support Group (SG) yang saya kagumi. Sebetulnya hampir semua anggota SG saya kagumi tapi untuk sosok yang satu ini agak lebih spesial mengingat berbagai pengalaman luar biasa yang pernah dijalaniserta perjuangan yang ia hadapi hingga saat ini. I admire her intelligence, spirit and the way she live her life.

Saya masih ingat perbincangan terakhir kita beberapa hari yang lalu ketika kita hanya berdua di mobil dalam perjalanan pulang. Saat itu saya bercerita tentang berbagai hal yang sedang saya hadapi di perkuliahan. I told her about my mixed feelings. Suddenly I wanted to know about her feeling toward her study in Aussie. So I asked the forbidden question :D "Mba, are you happy....with your study?" I was grinning when I asked her that question. And she laughed and said: "Sial, sial, sial. 3x sial Rika. Seperti tokoh dari novel yang baru aku baca beberapa waktu yang lalu".

Then we laughed ourselves. That was unforgettable moment we've had. There's always honesty between us and we're always feel free to express our feelings without afraid of being judged. We don't judge wether it's right or wrong. We just share our feelings. That's all. If we want to be jugded we will ask for it.

Kemarin sebelum berangkat kembali ke Aussie untuk melanjutkan studi, kita sempat bbm-an. Intinya beliau minta didoakan agar diberi kesabaran, kekuatan dan kemudahan dalam menjalani studi di sana dan bisa meraih cita-cita sesuai impian. Saya gak jawab banyak cuma saya bilang saya bersedia menjadi pendengar yang baik dan teman bbm-an yang suportif :-)

Take care mba....hope to see you again by the end of this year with new stories ^__^

We love you always...unconditionally....



Ramadhan, day 3

-rf-

Rabu, 11 Juli 2012

BERMALAM BERSAMA PARA REMAJA


Sejak 2 hari yang lalu ada Rapat Kerja (RaKer) di tempatku bekerja. Semua yang berstatus sebagai pegawai wajib untuk mengikuti raker yang berlangsung selama 3 hari 2 malam di kantor. Tujuan utama diadakan raker ya tak lain dan tak bukan adalah untuk menetapkan program kerja masa tugas 1 tahun ke depan. Mayoritas masih berusia belia, di bawah usiaku. Di sini aku merasa menjadi salah satu yang tertua di tengah kumpulan ABG. Aku paham tingkah laku mereka karena aku juga pernah berada di usia mereka. Mungkin dulu aku juga seperti mereka, rame dan heboh. Terkadang impulsif juga dan cenderung saklek.
Ketika raker berlangsung kadang masih ada yang asyik ngobrol dan tidak memperhatikan sehingga harus aku ingatkan agar atensi mereka kembali ke presentasi dalam raker. Ketika malam sebelum tidur pun butuh waktu hingga lewat tengah malam baru mereka tertidur setelah sebelumnya bercanda tawa. Melihat tingkah laku seperti ini membuat aku rindu pada masa aku remaja dulu.
Menghabiskan waktu selama 3 hari 2 malam bersama mereka membuat aku merasa muda kembali –berasa tua deh padahal umur masih di bawah 30-. Sekali lagi perilaku ‘ajaib’ mereka menjadi salah satu hiburan bagiku yang tengah dilanda rindu pada belahan jiwaku yang manis, Haekal Faiq Faz. Hmmmm…aku jadi bertanya-tanya sedang apa Haekal sekarang ya?! Sekarang sudah lewat tengah malam dan biasanya Haekal minta susu jam segini. Maafin ibu ya nak….I’ll make it up, baby…I promise I will J
Semoga di hari terakhir raker besok ada hasil yang menggembirakan dan meringankan tugasku ke depannya. Semoga masa transisi yang tengah aku persiapkan dapat berjalan dengan lancar tanpa halangan yang berarti. Ya Rabb,…permudahlah jalan hidupku….tolong karuniakan kesehatan dan keteguhan iman bagiku. Tumpahkanlah kesabaran bagiku dan suami agar dapat menyelesaikan tesis secepatnyya, aamiin….

Bekasi, 5 Juli 2012
-rf-